Bulletin INSIGHT: Gonjang-Ganjing Omnibuslaw Cipta Lapangan Kerja Pada penghujung tahun 2019 yang lalu, pemerintah berupaya mendorong sebuah omnibus law berupa Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja. RUU omnibus law atau undang-undang sapu jagat ini merupakan sebuah seperangkat […].
Sehubungan masih mewabahnya covid19 yang sedang terjadi saat ini, mengingat himbauan dari pemerintah tentang social distancing dan untuk menghindari kerumunan dalam skala besar, maka wisuda pascasarjana periode IV T.A.
Anggaran daerah dalam konteks otonomi dan desentralisasi menduduki posisi yang sangat penting. Namun, saat ini kualitas perencanaan anggaran daerah yang digunakan masih relatif lemah. Proses perencanaan anggaran daerah dengan paradigma lama cenderung lebih dominan.
Pasca Presiden Jokowi mengumumkan kasus Covid 19 di Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu, salah satu hal mendesak dalam rangka penanganan COVID 19 di Indonesia adalah memastikan anggaran publik tersedia.
Skema Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dalam surat edaran Kemendes saat ini memicu polemik. Beberapa kalangan menilai surat edaran Kemendes tentang pelaksanaan BLT Dana Desa belum mempertimbangan tumpang tindih dengan program bantuan penanganan COVID-19 […].
Pandemi COVID-19 telah mengubah kebiasaan hingga struktur sosial dalam masyarakat. Apa yang sebelumnya dianggap tidak mungkin dilakukan, menjadi hal yang justru dilakukan oleh sebagian besar orang.
Masalah publik yang timbul akibat dari situasi yang serba tidak menentu saat ini memberikan multi-layered effect di berbagai bidang seperti kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan sektor-sektor krusial lainnya apabila tidak segera ditangani dengan cepat.
SELAMAT kepada wisudawan dan wisudawati S2 Ilmu Administrasi Publik (IAP) Fisipol UGM. Perjalanan yang tidak mudah bagi seluruh mahasiswa S2 prodi Ilmu Administrasi Publik (IAP) Fisipol UGM, dimana di antara mereka ada yang harus membagi […].
Pandemi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) telah mengguncang dunia. Berbagai negara kini tengah fokus tidak hanya pada masalah kesehatan warganya, tetapi juga pada dampak sosial ekonomi akibat pandemi ini.
Santosa (30 tahun), seorang “mitra” ojek online tampak senang ketika ada pemberitahuan di layar ponsel pintarnya bahwa ada pesanan yang masuk. Itu adalah pesanan kedua setelah hampir lima jam dia mengaktifkan aplikasi.