Temu Alumni MAP Fisipol UGM pada Tahun 2022: Membangun Kebersamaan dan Intelektualitas di Tengah Perkembangan Zaman

 

Di hari ulang tahun yang ke 29, Magister Administrasi Publik (MAP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Gadjah Mada (UGM) merayakannya dengan mengadakan seminar nasional dan temu alumni. Agenda memperingati hari jadi MAP yang ke 29 tersebut, diadakan di Ruang Seminar MAP Fisipol UGM dengan dihadiri lebih dari 100 orang peserta. Sesi siang yang merupakan agenda  “alumni talk” digagas sebagai wadah alumni dan prodi serta mahasiswa aktif berbagi cerita. 

Dalam sambutannya, Priyo Handono yang merupakan Ketua Alumni MAP Fisipol UGM, menyebut bahwa dengan alumni yang telah tersebar di berbagai daerah, MAP memiliki potensi yang besar untuk berkontribusi dalam membangun negara. “Kita dapat berkontribusi dalam kemajuan daerah, baik melalui pengembangan kapasitas birokrasi, melalui wirausaha, atau dengan berbagai penelitian” sebut Priyo.

Sementara itu, Ratminto yang merupakan Ketua Prodi MAP Fisipol UGM menyambut positif agenda temu alumni. Dia mendukung adanya berbagai kegiatan dari alumni MAP, untuk mengeratkan kebersamaan dan juga menjalankan aktivitas yang dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Nunuk Dwi Retnandari yang merupakan Sekretaris Prodi MAP Fisipol UGM, bahwa upaya membangun kebersamaan dan kebermanfaatan juga telah menjadi agenda rutin dari MAP. Salah satunya adalah melalui program MAP Berbagi, yaitu melalui berbagi bantuan kepada masyarakat di sekitar kampus MAP. Selanjutnya, Yuyun Purbokusumo (Ketua Prodi S3 MAP) menyebut bahwa selain kebersamaan, temu alumni juga dapat menjadi ajang untuk saling mendukung dan meningkatkan intelektualitas, suatu hal yang menjadi visi MAP Fisipol UGM ke depan.

Beberapa alumni pun berbagi cerita dan pengalamannya. Hari misalnya, menyampaikan bahwa ilmu yang didapat dari MAP Fisipol UGM telah memungkinkannya untuk mengembangkan organisasi nirlaba dan menjadi dosen di salah satu universitas di Papua. Sementara itu, Fajar Wulandari? menyampaikan hal yang senada, apa yang telah ia pelajari di MAP Fisipol UGM memberi bekal baginya untuk melakukan penelitian dan pengajaran dengan baik. 

Fajarwati Kusumawardhani, salah satu alumni MAP Fisipol UGM juga memberikan usulan agar kepengurusan alumni MAP dapat dibentuk di masing-masing daerah, misalnya di daerahnya yaitu di Riau. Melalui kepengurusan di tiap daerah, maka kebersamaan akan semakin terjalin erat dan juga melakukan berbagai kegiatan secara bersama. Priyo sebagai Ketua Alumni MAP menyambut positif usulan tersebut. Hal yang sama juga disampaikan oleh Nunuk Dwi Retnandari, bahwa dengan adanya organisasi alumni di berbagai daerah maka ketika MAP Fisipol UGM ada agenda pendampingan atau penelitian di daerah tertentu, maka dapat dilakukan kerjasama dengan para alumni.

Agenda temu alumni memperingati hari ulang tahun MAP Fisipol UGM ke 29 akhirnya dipungkasi dengan agenda  campus tour keliling UGM. Selain itu, ada harapan agar agenda temu alumni di ulang tahun MAP ke 30 dapat dilakukan di tahun depan dengan melibatkan lebih banyak alumni. (AN)

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pelatihan MAP